Langsung ke konten utama

Review Film: Hansel and Gretel, Witch Hunter


Hai … gaes, rasanya kangen banget gak ngeblog dua hari ini. Maklum ada gangguan internet, eits … padahal udah bayar loh. Mungkin emang internetnya lagi lelah gitu. By the way kita bakal ngomongin film lagi. Kok aku suka nonton film sih? Nonton film itu hiburan, apalagi buatku yang kerjanya mantengin naskah mulu. Jadi mesti ada waktu buat nyegerin pikiran dan yang paling penting sih nyegerin mata.
Bisa juga buat ngebunuh waktu jenuh. Film yang aku tonton kali ini adalah Hansel And Gretel, The Witch Hunter. Hansel and Gretel? Pikiranku langsung melayang ke kedai milik orang tua salah satu boyband korea. Makanya aku tertarik nonton film ini. Genre filmnya fantasy, gaes. Tapi ada romancenya juga kok
Kanan, Gretel, Edward, Hansel, jackson :)
Film ini dibintangi ol Jeremy Renner sebagai Hans, Cedric Eich sebagai Hansel Kecil Gemma Arterton sebagai Gretel, Famke Janssen sebagai Murie, Pihla Viitala sebagai Mina, Derek Mears sebagai Edward, Robin Atkin Downes sebagai Edward (suara), Thomas Mann sebagai Ben, the fanboy, Peter Stormare sebagai Sheriff Berringer, Rainer Bock sebagai Mayor Englemann, Bjørn Sundquist sebagai Jackson, Ingrid Bolsø Berdal sebagai horned witch, Joanna Kulig sebagai redhead witch, Zoë Bell sebagai tall witch, Monique Ganderton sebagai candy witch, Thomas Scharff sebagai Ayah Hansel and Gretel, Kathrin Kühnel sebagai Adrianna.
Hansel kece :0

Film ini menceritakan tentang Hansel dan Gretel dua saudara kakak beradik yang ditinggal sang ayah di tengah hutan. Ibunya Adriana adalah seorang penyihir putih yang hebat. Hansel dan Gretel tidak tahu bahwa dirinya anak penyihir, petualangan mereka dimulai sejak kecil ketika mereka bertemu penyihir di rumah permen di tengah hutan.

Hansel dan Gretel berhasil mengalahkan penyihir, semenjak itu berita kekalahan penyihir tersebar. mulailah petualangan Hansel dan Gretel dalam memburu penyihir. Mereka harus bertemu dengan Moriel, penyihir hitam yang mencoba menculik anak-anak ke desa sebagai tumbal keabadian di Sabat Agung. 

Hansel dan Gretel harus menghadapi banyak rintangan, pertemuan dengan orang-orang baik seperti MIna dan Jackson menemani petualangan besar mereka. Fakta demi fakta terungkap, Pokoknya film ini keren banget, kece.

Buat kamu yang suka film Action dan fantasy, film ini keren banget.
Terima kasih sudah membaca, jangan lupa tinggalkan komentar, google+ adindazetya, twitter @queenlionade, facebook: Endang Indri Astuti

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memilih Hadiah Mukena untuk Ibu

Ramadhan sudah tiba, itu artinya lebaran sebentar lagi datang. Tradisi di keluarga saya biasanya selain ngumpul bareng saat lebaran, kita juga saling tukar-menukar hadiah antar anggota keluarga. Biasanya sih hadiahnya macam-macam, yang didapat beda-beda. Ada yang ngasih ada yang enggak juga sih. Tahun lalu saya dapat hadiah sandal jepit dari ibu, katanya karena tiap hari saya gak bisa lepas dari itu. Ya Allah, baik banget mah ibu saya. Tahun ini kira-kira saya dapat apa ya?   Sepertinya lebaran tahun ini bertepatan dengan ulang tahun saya. Saya lagi bingung nih mau nyari hadiah apa yang pas untuk ibu? Mau ngasih baju, tapi ibu pintar bikin baju. Sendal? Katanya Kakak bakalan ngasih ibu sendal (Jangan kasih tahu ibu, ibu enggak tahu soal ini sih). Terus ngasih apaan dong? Aha ... gimana kalau aku ngasih mukena aja, sepertinya ide yang bagus. Selain bisa dipakai saat salat Idul Fitri juga bisa buat salat sehari-hari. Tapi beli di mana ya? Mau beli langsung di mall atau pas...

Nila Asam Manis Pedas Ala Warung Mbak Diah Pedan

Menikmati weekend dengan makan di tempat yang rindang, sejuk dengan panorama khas pedesaan memang jadi dambaan semua orang. Seperti yang saya lakukan dengan teman-teman saya beberapa waktu yang lalu. Mencari makanan enak di kota kami, Klaten memang tidak cukup sulit. Hanya saja kadang untuk mencari lokasinya sedikit sulit, tapi untungnya sekarang ada aplikasi Opensnap jadi gak perlu repot buat cari lokasi tempat makan favorit. Hm ... Mandanginnya ampe segitunya :)

Catatan Kopdar KBM, Rok Tersangkut di Nol Kilometer, dan Ketinggalan Trans Jogja

  Yang tertinggal dari sebuah pertemuan adalah kisah yang harus dituliskan. Adapun terkadang geming lebih hening dari selisih waktu. Atau aku yang terkadang mengumpat sesaknya kota ini di selaput pandang matamu. Eaak … ini ngapain malah puisi?   Coba tebak, Joe Taslim yang mana?