Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Arema

Sekelumit Cerita Tentang Dunia Suporter: “Kita Diajarkan Untuk Mencintai Bukan Membunuh”

Dunia suporter Indonesia kembali berduka. Kita kembali kehilangan salah satu saudara kita karena sebuah kata yang terkadang disebut dengan “Totalitas”. Totalitas yang mana? Totalitas untuk siapa? Apakah arti sebuah totalitas sebanding dengan arti sebuah nyawa? Kembali, daftar hitam menghiasi catatan dunia suporter. Mau sampai kapan? Mau sampai kapan balas dendam? Apakah kalian adalah Tuhan yang menciptakan manusia, yang berhak mengambil nyawa seseorang? Bukan kan? Lalu apa hak seseorang saling bunuh hanya karena atas nama totalitas? Apakah ini yang dinamakan suporter? Suporter itu mendukung, bukan membunuh, Bung.

Catatan 5 Tahun bersama Aremania Klaten, Bukan Sebuah Kitab Kosong

Lima tahun ... rasanya seperti baru kemarin. Rasanya baru kemarin melewati saat hujan 1 Mei lima tahun yang lalu. Arema ...

Surat Terbuka untuk Kiko Insa (Dimuat di Harian Surya, 7 Maret 2016)

Reportase : Endang Indri Astuti Pegiat literasi/Aremanita Klaten twitter @queenlionade Kepergian Kiko Insa dari Arema meninggalkan banyak cerita. Keputusan pelatih yang tiba-tiba dan hengkangnya Kiko Insa dari Arema tentunya mengagetkan. Terlebih bagi saya yang mencintai klub berjuluk singo edan tersebut. Hari-hari saya dipenuhi dengan banyak tulisan di beranda media sosial dengan hastag #SAVEKIKO, bahkan tak jarang ada perbedaan pendapat antar Aremania sendiri. Saya sedikit miris, karena dengan hengkangnya Kiko, kita kehilangan pilar lagi setelah kehilangan Samsul Arif dan Purwaka Yudi ke Persib yang juga terkesan mendadak.

Ngetrip Pertama Bareng VAMOS AREMA: Starring Us

Pemandangannya kce kan? Di belakang saya Gunung Batok :) Ngetrip? Yang ada di pikiran gue mesti bawa baju banyak, terus makanan banyak, bawa buku biar gak bosan. Namun gue salah besar, Men!! Pasalnya bawa tas berat ternyata malah ngebuat gue kesulitan pas mendaki ke gunung. Bersama Vamos Arema

I Am Retropus, Sebuah Cerpen Persembahan Untuk Arema

I am Retropus merupakan cerpen pertama saya tentang Arema. Saya masih ingat, nulis cepern ini sambil nangis gegara ngiris bawang. Eh ... nggak ... saya nangis beneran karena ingat Madiun Disaster. Cerita ini sepenuhnya adalah fiksi alias kisah nyata. Saya berharap ada suatu pembelajaran besar yang dapat kita petik dari cerpen ini.

Catatan Suporter: Mengapa Saya Jadi Aremanita?

Ada yang salahkah dengan menjadi seorang suporter? Terlebih karena saya wanita? Tak pernah terpikirkan salam benak saya bahwa saya akan menjadi seorang suporter, terlebih Aremanita. Saya sama sekali tak mempunyai darah Malang. Bapak dan Ibu saya asli orang Klaten. Tapi kenapa saya menjadi Aremanita?

Aremania Klaten Peduli, Bakti Sosial Sumbangkan Air Bersih

Aremania Klaten menggelar bakti sosial dalam rangka Aremania Peduli pada hari Minggu, 28 September 2015 kemarin. Acara ini berangkat dari kepedulian mereka akan krisis air bersih yang terjadi di daerah Kemalang, Klaten. Dari situ jiwa sosial nawak-nawak aremania klaten tergugah untuk membantu para saudara di Kemalang yang sedang mengalami kesusahan. Aremania peduli, bakti sosial :)