Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kisahku

Catatan 5 Tahun bersama Aremania Klaten, Bukan Sebuah Kitab Kosong

Lima tahun ... rasanya seperti baru kemarin. Rasanya baru kemarin melewati saat hujan 1 Mei lima tahun yang lalu. Arema ...

Diary di Hari Ulang Tahun Ibu

Baiklah … hari ini saya sukses membuat ibu menangis di pagi hari. Tapi bukan menangis karena menyakitinya, bukan, tapi karena dia terharu melihat keromantisan saya pagi ini. Hiks. Hanya bermodalkan secarik kertas berisi puisi yang saya tulis sendiri dan sekotak Brownies cokelat, ah itu brownies atau kue tart. Halah saya gak bisa ngebedainnya. Hanya bermodalkan itu, ibu sukses terharu. Saya juga ikutan nangis. Heu … heu … hiks …

The Last 8 Days in The WOrld.

            “May be one day you’ll understand why, everything you touch surely dies” (Passenger_Let Her Go)             Bagaimana jika hidup saya di bumi ini hanya tinggal beberapa hari. Apa yang harus saya lakukan? Haruskah saya pindah ke planet lain agar bisa bertahan hidup? Atau malah memilih momen kematian romantis dan tak terlupakan, seperti mati saat sedang salat, mati dipelukan ibu sambil dielus-elus kepalanya. Atau mati di pelukan kamu? Iya kamu? Bukan kamu! Kamu itu itu loh calon imamku yang mungkin saja saat aku mati kamu sudah jadi imamku. Ataukah saya harus mati seperti Tom Cruise di film Oblivion yang rela mati demi menyelamatkan bumi?

Dunia Asyik Kolong Tangga (Dimuat di Harian Surya, 12 Februari 2016)

Ini adalah tulisan saya yang dimuat di Harian Surya, 12 Desember 2016. Berikut ini adalah versi yang belum diedit, sementara yang telah diedit bisa di cek di di sini Ada dua judul tulisan ini, yang dimuat di Surya Online adalah Di Museum Kolong Tangga, Pengunjung dipaksa kembali ke masa kecil dan di Harian Surya, Dunia Asyik Mueum Kolong Tangga :). Selamat membaca:

Catatan dibalik Hari Ibu dan Milad Kakak

Pagi yang seharusnya cerah, tentunya dipenuhi dengan ucapan-ucapan sayang yang berseliweran di beranda sosmed untuk ibu. Tentu saha saya tak lupa hari ini hari apa? Tapi di hari ini pula terselip berita duka yang Tuhan titipkan untuk saya dan keluarga. selamat milad kakak Saya juga tak lupa ... hari ini kakak saya Nur ulang tahun. Rencananya pagi ini mau jalan-jalan ma saya. Tapi Tuhan betkehendak lain, innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Kemarin pakde Iran, pakde saya meninggal. Dan hari ini kakak dari bapak saya alias Pakdhe saya yang bernama padhe Sardo meninggal. with bunda Dua hari yang seolah menjadi alarm bahwa hidup bukan untuk selamanya. Insya Allah kami ikhlas ... sebab semua adalah milikNya. Selamat hari ibu ... Selamat ulang tahun Kakak ....

Aku Pulang, Karena ....

"Kenapa kok pulangcepet dari Malang?", "Ada masalah?". "Katanya mau pulang Januari, kok pulangnya jadi November?"

Rahasiaku Menjadi Seorang Blogger

Rasanya pengen buka-bukaan deh sekarang, eits jangan mikir yang aneh-aneh dulu. Saya mau buka-bukaan tentang blog saya. Dan bagaimana menjadi seorang Blogger itu. Nah berhubung dari kemarin di facebook banyak yang nanya gimana sih bisa jadi blogger, jadi blogger itu ngapain, terus dapat job review atau ini itu ... aduh yung. Kayake ada yang kepo sama aku, cie artis cie ... bukan ... saya mah bukan artis. Aku mah apa atuh #sambilgoyangdumang ... abaikan. Biar postingannya menarik, karena biasanya saya mewawancarai orang. Saya pengen dong sekali-kali diwawancarai. Anggap aja saya lagi di wawancara, padahal nanya sendiri di jawab sendiri. Plakkk #gajemodeon

Briefing Kelas Inspirasi Malang, Bagaimana Menjadi Seorang Inspirator?

Hai Kawan, sudah baca kisah saya waktu keterima Keterima Kelas Inspirasi Berasa INgin ... Kini saya akan bercerita betapa Tuhan memberi saya banyak pelajaran hari ini. Hari ini tepatnya tanggal 7 September 2015 adalah hari breafing para inspirator (Mereka menyebut para relawan dengan sebutan ini) untuk berjumpa dan saling mengenal. Sekaligus kita diberikan pembekalan sebelum terjun langsung pasa hari inspirasi.

Penantian 9 Tahun untuk Sebuah Nama

Sembilan tahun menanti untuk sebuah nama yang kini melekat pada putri bungsu Bapak Sucipto dan Bunda Sudarni. Yang tak lain adalah saya sendiri. :). Gak kebayang gimana rasanya orang tua saya menantikan kehadiran saya selama 9 tahun? Walaupun sebelumnya mereka sudah dikarunia dua orang putri cantik Nur dan Wigati, kedua kakak saya.

Jadi Jomblo Traveler? Why Not?

Jomblo traveler? Apaan tuh? Biasanya yang terkenal tak Jilbab Traveler gitu, tapi aku lebih suka Jomblo Traveler. Awal yang baru untuk memulai sesuatu memang terkadang gak selalu manis. Seperti petualangan saya menjadi seorang traveler selama dua tahun belakangan ini dengan status jomblo. Gak perlu kuceritain yah kronologi tragisnya kenapa jadi jomblo wannabe gini.

Memilih Nama Pena yang Baik itu Yang Seperti???

Bagi seorang penulis, nama pena adalah sesuatu yang penting. Terutama bagi saya juga sih, kenapa nama pena itu penting? Sebab nama adalah identitas seseorang , sebagai tanda pengenal siapa diri kita. Sepanjang saya menulis, saya sudah 3 kali gonta-ganti nama pena. Labil ya? Plakk ...

Yello Hotels, Hotel Anti Mainstream di Surabaya

Lagi ngadem di Sudut Lobby Yello Hotels :) Biasanya kalau kita ke hotel pasti ketemunya sama mas-mas, mbak-mbak dengan setelan formal, terus yang masnya pakai dasi, yang mbaknya pakai blazer. Iya kan? Tapi pemandangan kayak gitu gak akan kamu dapetin kalau kamu main ke Yello Hotel, sekedar buat makan siang atau nginep juga boleh banget.

Ngeblog Yuk! Bisa Berbagi, Mengispirasi, Dapat Duit Lagi

Tak pernah terpikirkan dalam hidup saya menjadi seorang blogger. Saya suka menulis sejak lama, tapi saya gak pernah menyangka tulisan saya bisa dibaca banyak orang melalui blog. Saya pertama kali nulis blog Mei 2015, itu pun sempat vakum karena tak ada fasilitas internet. Bolak-balik ke warnet mahal. Sampai saya kerja di Malang dan alhamdulillahnya di sini ada fasilitas Wifi, jadi saya gak perlu bolak-balik lagi buat ke warnet. Bersama para blogger, di Oppo FYI Experience tour :0

Awas! KETIPU Event Abal-Abal Menulis

Ketipu event? Pernah ngalamin? Atau denger curhatan teman yang ketipu event? Kok ya masih ada pihak-pihak penyelenggara event yang memanfaatkan keadaan. Mereka kok tega gitu? Sebenarnya saya gak cuman sekali, dua kali dengar curhatan teman yang ketipu event, kalau aku sendiri kayake gak pernah ketipu event, semoga aja gak pernah terus. Aamiin.

Dilema Penulis Indie: DIpandang Sebelah Mata, Tapi Terus Berkarya

Apa yang salah dengan penulis indie? Gak ada yang salah, namun terkadang sebagian orang memandang rendah beberapa penulis indie. Skip dulu, sebenarnya siapa sih yang disebut penulis indie itu? Dua karya saya di penerbit Indie :)

Kisah Awalku Berjilbab, Aku Berjilbab Karena ....

Aku berjilbab karena? Yang jelas bukan mengikuti tren. Yah ... walaupun gaya berjilbabku belum syar'i tapi aku berjilbab karena kemauanku sendiri. Dulu aku tomboy banget, bahkan kalau orang gak kenal aku pasti manggil Mas. Iya pasalnya ke mana-mana suka pakai topi, gak pernah sekalipun pakai gaun. Iya gimana mau pakai gaun ... gaun itu kan mahal ya?

Ngetrip Pertama Bareng VAMOS AREMA: Starring Us

Pemandangannya kce kan? Di belakang saya Gunung Batok :) Ngetrip? Yang ada di pikiran gue mesti bawa baju banyak, terus makanan banyak, bawa buku biar gak bosan. Namun gue salah besar, Men!! Pasalnya bawa tas berat ternyata malah ngebuat gue kesulitan pas mendaki ke gunung. Bersama Vamos Arema

I Am Retropus, Sebuah Cerpen Persembahan Untuk Arema

I am Retropus merupakan cerpen pertama saya tentang Arema. Saya masih ingat, nulis cepern ini sambil nangis gegara ngiris bawang. Eh ... nggak ... saya nangis beneran karena ingat Madiun Disaster. Cerita ini sepenuhnya adalah fiksi alias kisah nyata. Saya berharap ada suatu pembelajaran besar yang dapat kita petik dari cerpen ini.

Catatan Suporter: Mengapa Saya Jadi Aremanita?

Ada yang salahkah dengan menjadi seorang suporter? Terlebih karena saya wanita? Tak pernah terpikirkan salam benak saya bahwa saya akan menjadi seorang suporter, terlebih Aremanita. Saya sama sekali tak mempunyai darah Malang. Bapak dan Ibu saya asli orang Klaten. Tapi kenapa saya menjadi Aremanita?

Kisah Nyata: Vonis Dokter Jadi Alasan Kenapa Aku Menulis

Bersama Nuniek KR, Mentor, Sahabat, Teteh, Teman :) Kenapa aku menulis? Ingin tenar? Bukan. Pengen dikenal? Nggak. Pengen dapat uang banyak? Tidak. Kenapa saya menulis? Saya suka menulis sejak lama, menulis apa aja yang bisa saya tuliskan, berawal dari sebuah diary yang dibelikan ibu karena saya meminta piano mainan sama ibu tapi gak dibelikan. Dari diary itu menjadi tempat pertama saya menulis. Apa saja saya tuliskan di dalamnya, mulai dari naksir seseorang, sekedar biodata teman-teman SD sampai hal yang paling pribadi pun (dibaca: Naksir cinta monyet ampe 5 tahunan lebih) ada di diary saya.