Langsung ke konten utama

Alasan-Alasan Kenapa Cewek Suporter itu Pantas Bersanding Denganmu.



Menjadi seorang suporter tim sepakbola itu tidaklah buruk. Tak seperti yang dibayangkan di benak orang-orang. Dunia suporter tak selamanya hitam. Terkadang orang-orang hanya menilai dari hal-hal negatifnya. Sekali pun suporter, seorang cewek suporter tetaplah seorang perempuan berhati lembut. Bisa jadi alasan-alasan berikut adalah kenapa alasan dia pantas bersanding denganmu.


1.      Kamu akan mendapati seseorang yang bisa diajak ngobrol tentang sepakbola
Karena kecintaannya pada sepakbola, tentu saja menuntutnya untuk tahu hal-hal tentang sepakbola. Jadi selain punya seseorang yang bisa mendampingimu dalam hal apa pun, kamu juga akan punya partner yang tepat untuk ngomongin sepakbola.


2.       Dia paham bahwa cinta tak selamanya harus bahagia saja, ada kalanya saat-saat menyakitkan itu datang.
Dia lebih tangguh dari status yang disandangnya sebagai wanita. Sebagai seorang suporter, terkadang hal-hal yang tak terduga terjadi. Jadi secara mental, dia sudah siap untuk menghadapinya.


3.       Dia tak pernah meributkan soal make-up dan barang-barang branded lainnya, kebahagiaannya sederhana, hanya menonton tim kesayangannya berlaga.
Tak ada yang lebih membahagiakan bagi seorang suporter, kecuali menonton tim kesayangannya berlaga.


4.       Dia tangguh dan mengerti bahwa tak selamanya kamu harus ada di sampingnya.
Karena dia tahu tak selamanya apa yang disukainya kamu sukai juga.


5.       Dia terdidik untuk mandiri dan tidak mengandalkan orang lain.
Ada hal-hal yang menuntutnya untuk mandiri sebagai suporter, sebab dia tahu bergantung pada orang lain tak selamanya membahagiakan.


6.       Dia sederhana dan bisa diajak makan di mana saja.
Cewek biasanya ribet soal tempat makan, kecuali dia yang bahkan bisa diajak makan di pinggir jalan atau pun di angkringan.

7.       Dia cantik tanpa harus menggunakan make-up.
Panas, hujan saat menonton pertandingan kesayangannya di stadion terkadang membuatnya malas untuk memakai make-up. Tapi di saat-saat tertentu dia masih bisa memakainya. Sekali pun begitu dia tetap sosok yang tangguh sekaligus cantik.

8.       Dia tak pernah taut kehilangan seorang teman.
Sebab seorang teman tak akan pernah meninggalkannya.

9.       Sesungguhnya dibalik sifatnya yang tangguh, dia membutuhkan seorang lelaki yang mampu melindunginya.
Sekuat apa pun wanita, dia tetaplah seorang wanita.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memilih Hadiah Mukena untuk Ibu

Ramadhan sudah tiba, itu artinya lebaran sebentar lagi datang. Tradisi di keluarga saya biasanya selain ngumpul bareng saat lebaran, kita juga saling tukar-menukar hadiah antar anggota keluarga. Biasanya sih hadiahnya macam-macam, yang didapat beda-beda. Ada yang ngasih ada yang enggak juga sih. Tahun lalu saya dapat hadiah sandal jepit dari ibu, katanya karena tiap hari saya gak bisa lepas dari itu. Ya Allah, baik banget mah ibu saya. Tahun ini kira-kira saya dapat apa ya?   Sepertinya lebaran tahun ini bertepatan dengan ulang tahun saya. Saya lagi bingung nih mau nyari hadiah apa yang pas untuk ibu? Mau ngasih baju, tapi ibu pintar bikin baju. Sendal? Katanya Kakak bakalan ngasih ibu sendal (Jangan kasih tahu ibu, ibu enggak tahu soal ini sih). Terus ngasih apaan dong? Aha ... gimana kalau aku ngasih mukena aja, sepertinya ide yang bagus. Selain bisa dipakai saat salat Idul Fitri juga bisa buat salat sehari-hari. Tapi beli di mana ya? Mau beli langsung di mall atau pas...

Nila Asam Manis Pedas Ala Warung Mbak Diah Pedan

Menikmati weekend dengan makan di tempat yang rindang, sejuk dengan panorama khas pedesaan memang jadi dambaan semua orang. Seperti yang saya lakukan dengan teman-teman saya beberapa waktu yang lalu. Mencari makanan enak di kota kami, Klaten memang tidak cukup sulit. Hanya saja kadang untuk mencari lokasinya sedikit sulit, tapi untungnya sekarang ada aplikasi Opensnap jadi gak perlu repot buat cari lokasi tempat makan favorit. Hm ... Mandanginnya ampe segitunya :)

Catatan Kopdar KBM, Rok Tersangkut di Nol Kilometer, dan Ketinggalan Trans Jogja

  Yang tertinggal dari sebuah pertemuan adalah kisah yang harus dituliskan. Adapun terkadang geming lebih hening dari selisih waktu. Atau aku yang terkadang mengumpat sesaknya kota ini di selaput pandang matamu. Eaak … ini ngapain malah puisi?   Coba tebak, Joe Taslim yang mana?