Langsung ke konten utama

Review Drama Korea: Lucky Romance, Tentang Cinta, Kesialan dan Nasib Baik

Review Drama Korea: Lucky Romance, Tentang Cinta, Kesialan dan Nasib Baik
Gimana sih rasanya kalau kamu diramal bakal meninggal dunia? Kira-kira jika ada hal yang bisa menghapus ramalan itu apa yang akan kamu lakukan.

Lucky Romance, diadaptasi dari Webtoon Korea yang dibintangi oleh Hwang Jeung Eum sebagai Bo Nui dan Ryun Jeun Eol sebagai Je Soo Ho.

Demi menyelamatkan hidup sang adiknya, Bo Nui rela melakukan apa saja. Gadis yang diramal membawa kesialan seumur hidupnya itu berani mempertaruhkan hidupnya demi sang adik Bo Ra. Bo Ra mengalami kecelakaan setahun yang lalu saat Bo Nui melamar kerja di Zeze Factory. Bo Nui merasa bersalah  dan merasa dirinyalah yang membuat Bo Ra sakit. Bo Nui selalu berpikir bahwa dia selalu membawa kesialan untuk orang-orang yang dia sayang.

Orang tua Bo Nui meninggal beberapa tahun yang lalu. Bo Nui juga menganggap dirinyalah yang paling bersalah. Demi Bo Ra, Bo Nui rela melakukan apa saja. Bahkan jika harus tidur dengan seorang lelaki bershio Harimau atau macan.



Sang Peramal bilang Bo Nui harus menemukan seorang lelaki bershio macan dan menghabiskan malam bersamanya agar Bo Ra kembali sadar. Sialnya, setelah sekian lama mencari ke mana-mana hanya ada satu laki-laki yang bershio macan. Je Soo Ho, CEO dari Zeze Factory sekaligus bos di tempat Bo Nui bekerja. Je Soo Ho seorang lelaki yang cuek, workaholic dan tidak tertarik pada wanita.


Bo Nui tak punya pilihan lain, hanya Soo Ho yang bisa membuat Bo Ra kembali sadar. Oleh karena itu dengan menggadaikan seluruh rasa malu Bo Nui, dia mengajak Je Soo Ho berkencan sebagai kompensasi dirinya bekerja di Zeze Factory. Tidak hanya dibumbui kisah cinta Bo Nui dan Soo Ho. Bo Nui diam-diam dicintai Gery Choi, teman masa kecilnya. Soo Ho pun bertemu kembali dengan mantan cinta pertamanya.

Kisah ini menjadi rumit dan banyak konflik. Bo Nui yang tak yakin menjalin hubungan cinta karena takut orang yang dicintainya mengalami banyak kesialan dan Je Soo Ho yang membuatnya yakin bahwa cinta bukan tentang kesialan. Dan di dunia ini kesialan hanyalah sugesti diri sendiri. Je Soo Ho yang member i kekuatan untuk Bo Nui.

Drama ini lucu, unik dan banyak hal yang bisa diambil di dalamnya. Kadang orang merasa dirinya paling sial, tapi siapa yang tahu kalau sebenarnya dia yang paling beruntung di dunia ini :)

Baca juga Surat dari Mantan yang Pura-pura Bahagia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memilih Hadiah Mukena untuk Ibu

Ramadhan sudah tiba, itu artinya lebaran sebentar lagi datang. Tradisi di keluarga saya biasanya selain ngumpul bareng saat lebaran, kita juga saling tukar-menukar hadiah antar anggota keluarga. Biasanya sih hadiahnya macam-macam, yang didapat beda-beda. Ada yang ngasih ada yang enggak juga sih. Tahun lalu saya dapat hadiah sandal jepit dari ibu, katanya karena tiap hari saya gak bisa lepas dari itu. Ya Allah, baik banget mah ibu saya. Tahun ini kira-kira saya dapat apa ya?   Sepertinya lebaran tahun ini bertepatan dengan ulang tahun saya. Saya lagi bingung nih mau nyari hadiah apa yang pas untuk ibu? Mau ngasih baju, tapi ibu pintar bikin baju. Sendal? Katanya Kakak bakalan ngasih ibu sendal (Jangan kasih tahu ibu, ibu enggak tahu soal ini sih). Terus ngasih apaan dong? Aha ... gimana kalau aku ngasih mukena aja, sepertinya ide yang bagus. Selain bisa dipakai saat salat Idul Fitri juga bisa buat salat sehari-hari. Tapi beli di mana ya? Mau beli langsung di mall atau pas...

Nila Asam Manis Pedas Ala Warung Mbak Diah Pedan

Menikmati weekend dengan makan di tempat yang rindang, sejuk dengan panorama khas pedesaan memang jadi dambaan semua orang. Seperti yang saya lakukan dengan teman-teman saya beberapa waktu yang lalu. Mencari makanan enak di kota kami, Klaten memang tidak cukup sulit. Hanya saja kadang untuk mencari lokasinya sedikit sulit, tapi untungnya sekarang ada aplikasi Opensnap jadi gak perlu repot buat cari lokasi tempat makan favorit. Hm ... Mandanginnya ampe segitunya :)

Catatan Kopdar KBM, Rok Tersangkut di Nol Kilometer, dan Ketinggalan Trans Jogja

  Yang tertinggal dari sebuah pertemuan adalah kisah yang harus dituliskan. Adapun terkadang geming lebih hening dari selisih waktu. Atau aku yang terkadang mengumpat sesaknya kota ini di selaput pandang matamu. Eaak … ini ngapain malah puisi?   Coba tebak, Joe Taslim yang mana?