Langsung ke konten utama

Postingan

Mencari “Suara” Seorang Penulis (Dimuat di Radar Mojokerto 2 April 2017)

            “Jadilah dirimu sendiri dalam menulis. Cari suaramu.” (Primadona Angela)             Menulis adalah sebuah kebebasan. Bagi saya menulis adalah kebebasan seseorang untuk mengungkapkan gagasan atau ide yang ada di kepala. Lain lagi dengan Gunawan Tri Atmodjo yang pernah berkata, menulis menghibur diri sendiri.

Puisi Kisah di Senja yang muram Jalan Slamet Riyadi, Bocah Kecil Menanti Langit yang Terbelah, Kau Tidak Menunggu Tuhan, Tuan, Menenggelamkan kata di matamu (Dimuat di Radar Mojokerto)

Suatu Kisah di Senja yang Muram Jalan Slamet Riyadi ; Seto Permada Kita pernah mengukir senja, pada kisah yang berakhir bahagia Anakanak kecil yang muram, memandangi kita bak Arjuna dan Sembadra Kita mencari arah, hingga lupa pada peta Kita mencari jalan, hingga lupa pada perpisahan Hujan datang bersama anak buahnya; rintik yang riang Bersama angin mengintip dari celah gedunggedung pembelai langit Kita lupa arah, hingga jam bergulir bak kekosongan Kau memunguti diksidiksi yang berceceran Dengan sebelah tanganmu yang kosong kau membelah kepala Aku menyaksikannya dengan mata yang redup, Lalu ada sebait puisi di matamu; di senja yang muram saat langkah kita berjauhan (Jalan Slamet Riyadi, 24 April 2015) Bocah Kecil Menanti Langit yang Terbelah Di wajahnya ada gambaran masa lalu dan masa silam Bocah kecil dengan langkah ringan menapak jalan yang terbakar Dia menjunjung harap di kepalanya Memikul matahari dan bulan di atas kedua pundaknya Dud...

Apa yang aku pikirkan saat aku jenuh?

                        Ada banyak hal yang akhir-akhir ini membuatku sangat jenuh menjalani hidup. Tidak seperti biasanya saat aku mempunyai waktu luang, hari-hari yang libur untuk menikmati drama korea, tapi mendadak semuanya hambar.

Hwarang. Harta, Tahta dan Cinta

Halo,anyeong, halah. Lama nggak ngasih review film atau drama korea nih. Jadi kangen. Kali ini saya bakal bawain review salah satu drama korea yang keren banget. Dibintangi oleh para aktor Korea yang gantengnya enggak ketulungan. Enggak nanggung-nanggung drama ini menghadirkan tujuh aktor Korea yang masih muda, ganteng dan tentunya bikin hati para pecinta drakor klepek-klepek.

Story Of Kelas Inspirasi Klaten 2: Episode 1 Briefing dan Hampir Gagal Ikutan.

Februari yang penuh cinta bagi saya. Bukan karena valentine sih. Jomblo kok mikirin valentine. Mana ada yang mau ngasih cokelat. Hehe. Tapi saya dapat bunga kok, maklum, duta persahabatan se-RT-RW.

Bernard Batubara dan Metafora Padma

“Yang pertama harus kamu tahu, tidak semua orang bisa tersentuh dengan apa yang kamu tulis. Jadi ketika suatu saat nanti tulisanmu belum bisa menyentuh hati orang lain, tidak apa, kamu masih bisa mencobanya lagi. Cara terbaik agar tulisanmu menyentuh hati orang lain adalah buatlah tulisan yang bisa menyentuh diri sendiri, kuncinya adalah dengan jujur pada diri sendiri,” ungkap Bernard Batubara dalam acara Menyingkap Metafora Padma di Gramedia Solo minggu kemarin. Dalam kesempatan talkshow yang berlangsung selama dua jam kemarin, Bernard Batubara atau yang lebih akrab disapa Benz bicara soal buku terbarunya yang berjudul Metafora Padma. Merupakan buku terbaru Benz yang berisikan 14 cerpen yang ditulisnya dalam kurun waktu 2014-2016. Metafora Padma bisa dibilang salah satu karya Bernard yang bisa dibilang menyimpang dari karya-karya sebelumnya. Jika sebelumnya Bernard dikenal dengan buku-buku romancenya seperti Kata Hati, Jika Aku Milikmu, Jatuh Cinta adalah Cara Terbaik Un...

Cerpen Perkenalan (Flores Sastra, 17 November 2016)

Aku terbangun dini hari. Kurasakan seseorang menarik-narik kerah bajuku. Tapi k etika aku menoleh, Ragiel tengah tertidur pulas menghadap arah yang berlawanan. Firasatku tidak enak. Sejak pertama masuk ke rumah ini, aku merasakan ada sesuatu yang berbeda.   Ragiel satu-satunya teman laki-laki yang kukenal di Jogja. Sebenarnya temanku banyak, namun aku hanya dekat pada Ragiel saja. Sebulan yang lalu aku menyampaikan pada Ragiel dan beberapa temanku bahwa aku akan ke Jogja. Tujuan utamaku adalah mengambil honor di salah satu koran sekalian jalan-jalan. Beberapa teman menawariku tempat tinggal selama aku berada di Jogja. Namun, aku lebih memilih tinggal bersama Ragiel untuk beberapa hari ke depan. Sepertinya, sekarang aku sedikit menyesali keputusanku menerima tawaran Ragiel.